“Masih dalam kondisi yang sama, kurang lebih 7 hari sudah kami melakukan pemadaman di hutan yang terbakar di Taman Nasional Gunung Palung,” imbuhnya.
“Kebakaran ini sudah di mana-mana, jadi kita lakukan pemadaman mekanis, mohon doanya semoga bisa tuntas,” tambahnya.
Kawasan Bukit Peramas sendiri menjadi lokasi yang dipantau langsung Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan pada Minggu, 20 September 2026. Norsan datang untuk melihat kondisi medan sekaligus mengetahui persoalan yang membuat proses pemadaman berlangsung lama.
Area Sekitar Titik Api Dibasahi
Dalam proses pemadaman, keterbatasan selang membuat petugas tidak selalu dapat mengarahkan air langsung ke sumber api.
Langkah yang dilakukan kemudian adalah membasahi area di sekitar lokasi kebakaran. Cara tersebut dilakukan untuk mengurangi kemungkinan api merambat menuju kawasan yang belum terbakar.
“Mohon bagi semua pihak, kami di sini dalam keadaan kekurangan selang, sehingga untuk memadamkan api di sana, kami tidak sampai,” ujar petugas damkar dalam video tersebut.
“Jadi, kami hanya membasahi area sekitar agar api tidak merambat ke sini,” tambahnya.
Upaya pemadaman di kawasan Taman Nasional Gunung Palung juga mendapat dukungan dari relawan dan unsur lain. Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sebelumnya mengirim dukungan untuk relawan yang membantu penanganan kebakaran di kawasan tersebut.
Baca Juga: Karhutla Kalsel Tewaskan 12 Bekantan, 21 Ribu Hektare Lahan Terbakar dan Tiga Helikopter Disiagakan
Kalbar Siapkan Anggaran Rp60 Miliar
Di tengah penanganan Karhutla Kayong Utara dan sejumlah wilayah lain, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyiapkan Anggaran Rp60 Miliar untuk memperkuat penanganan karhutla.
Anggaran tersebut berasal dari Belanja Tidak Terduga pada Perubahan APBD 2026. Rinciannya Rp20 miliar bersumber dari APBD Provinsi Kalimantan Barat dan Rp40 miliar merupakan bantuan dari pemerintah pusat.
Anggaran Rp60 Miliar tersebut dapat digunakan untuk mendukung kebutuhan operasi pemadaman di lapangan. Fasilitas yang menjadi sasaran dukungan antara lain alat pelindung diri, pompa air, pompa gendong, tangki air, selang, sumur bor, kendaraan pemadaman dan motor trail.