Mediapriangan.com - Rangkaian acara Expert Class Vol. X bertema “Green Supply Chain: Strategic Procurement Excellence” yang diselenggarakan ISCEA Indonesia pada 11–14 Februari 2026 telah berlangsung dengan baik dan mendapatkan respons positif dari para peserta.
Diselenggarakan secara daring, program ini berhasil menarik lebih dari 100 partisipan, yang 37 persennya berasal dari kalangan manajerial dan senior level.
Sedangkan apabila dilihat dari fokus industrinya, mayoritas peserta berasal dari industri energi, pertambangan, manufaktur, dan produksi.
Baca Juga: Pasar Properti Jakarta 2026 Makin Stabil, Aktivitas Korporasi Jadi Motor Pemulihan Ekonomi Indonesia
Hal ini menunjukkan ketertarikan kuat industri tersebut terhadap penerapan procurement berkelanjutan.
Sesi hari pertama dibawakan oleh Erna Kostina, Supply Chain Manager PT Global Amines Indonesia, yang mengulas Green Procurement & Sustainable Sourcing Frameworks.
Beliau menjelaskan definisi kunci green procurement, kerangka kerja sustainable sourcing yang relevan secara global, serta contoh penerapannya di berbagai industri nasional.
Materi dasar ini menjadi landasan penting bagi peserta untuk memahami gambaran umum strategi pengadaan berkelanjutan.
Baca Juga: Hilirisasi Dorong Indonesia Naik Kelas, Wadirut MIND ID Beberkan Strategi Tekan Kemiskinan
Pada hari kedua, Rajesh Ray, Senior Managing Director dari INNOVERV, menyampaikan materi Sustainable Procurement Implementation: Supplier Compliance, ESG Risk & Monitoring Tools.
Dalam sesi ini, peserta diperkenalkan pada supplier compliance framework, kriteria ESG, dan berbagai tools monitoring yang digunakan untuk menilai kinerja keberlanjutan pemasok.
Berbagai contoh kasus ESG dari dalam dan luar negeri memperkaya diskusi, dan membuat peserta semakin memahami tantangan implementasi di dunia nyata.
Baca Juga: Batas Investasi Saham Naik ke 20 Persen, IFG Progress Tekankan Tata Kelola dan Manajemen Risiko
Sesi hari ketiga diisi oleh Prof. I Nyoman Pujawan, President of ISCEA Indonesia sekaligus Guru Besar Supply Chain ITS, dengan topik Economics of Sustainability: Cost, Value Creation & Business Trade-offs.
Artikel Terkait
Dorong Lingkungan Berkelanjutan, Telkomsel Poin dan Kitabisa Tanam 3.000 Lamun di Pangandaran
Perlindungan Masyarakat Diperkuat Jelang Nataru 2025 2026, IFG Siagakan Layanan Terpadu
UMKM Didorong Naik Kelas lewat GenSi, Indosat Perkuat Literasi Digital untuk Usaha
Theo Derick Ungkap Sandwich Generation Muncul karena Mindset Investasi, Bukan Sekadar Beban Ekonomi
Tiga Penghargaan Nasional Menandai Konsistensi JNE dalam Layanan Logistik Berbasis Nilai Halal
AFTECH, Easycash, dan IARFC Luncurkan MOJANG, Perkuat Literasi Keuangan dan Reputasi Kredit Gen Z