bisnis

ISCEA Indonesia Dorong Sustainability lewat Expert Class Green Procurement dan Green Supply Chain

Sabtu, 14 Februari 2026 | 17:19 WIB
Green Procurement Makin Penting, ISCEA Indonesia Sukses Gelar Expert Class Bertema Sustainability (Dok. ISCEA )

Mediapriangan.com - Rangkaian acara Expert Class Vol. X bertema “Green Supply Chain: Strategic Procurement Excellence” yang diselenggarakan ISCEA Indonesia pada 11–14 Februari 2026 telah berlangsung dengan baik dan mendapatkan respons positif dari para peserta.

Diselenggarakan secara daring, program ini berhasil menarik lebih dari 100 partisipan, yang 37 persennya berasal dari kalangan manajerial dan senior level.

Sedangkan apabila dilihat dari fokus industrinya, mayoritas peserta berasal dari industri energi, pertambangan, manufaktur, dan produksi.

Baca Juga: Pasar Properti Jakarta 2026 Makin Stabil, Aktivitas Korporasi Jadi Motor Pemulihan Ekonomi Indonesia

Hal ini menunjukkan ketertarikan kuat industri tersebut terhadap penerapan procurement berkelanjutan.

Sesi hari pertama dibawakan oleh Erna Kostina, Supply Chain Manager PT Global Amines Indonesia, yang mengulas Green Procurement & Sustainable Sourcing Frameworks.

Beliau menjelaskan definisi kunci green procurement, kerangka kerja sustainable sourcing yang relevan secara global, serta contoh penerapannya di berbagai industri nasional.

Materi dasar ini menjadi landasan penting bagi peserta untuk memahami gambaran umum strategi pengadaan berkelanjutan.

Baca Juga: Hilirisasi Dorong Indonesia Naik Kelas, Wadirut MIND ID Beberkan Strategi Tekan Kemiskinan

Pada hari kedua, Rajesh Ray, Senior Managing Director dari INNOVERV, menyampaikan materi Sustainable Procurement Implementation: Supplier Compliance, ESG Risk & Monitoring Tools.

Dalam sesi ini, peserta diperkenalkan pada supplier compliance framework, kriteria ESG, dan berbagai tools monitoring yang digunakan untuk menilai kinerja keberlanjutan pemasok.

Berbagai contoh kasus ESG dari dalam dan luar negeri memperkaya diskusi, dan membuat peserta semakin memahami tantangan implementasi di dunia nyata.

Baca Juga: Batas Investasi Saham Naik ke 20 Persen, IFG Progress Tekankan Tata Kelola dan Manajemen Risiko

Sesi hari ketiga diisi oleh Prof. I Nyoman Pujawan, President of ISCEA Indonesia sekaligus Guru Besar Supply Chain ITS, dengan topik Economics of Sustainability: Cost, Value Creation & Business Trade-offs.

Halaman:

Tags

Terkini