Maya awalnya tidak menyadari bahwa kesuksesan ibunya berasal dari bantuan gaib. Ia hanya tahu bahwa rumah makan ibunya sangat laris dan keluarganya hidup makmur.
Namun, kebiasaan aneh ibunya, seperti menumbuk lesung kosong setiap hari, mulai memunculkan kecurigaan.
Setelah kematian ayahnya, Maya mulai merasakan ada yang tidak beres dengan keluarganya.
Tak hanya itu, paman dan bibinya semakin menunjukkan ambisi untuk menguasai warisan keluarganya.
Maya mulai menjaga jarak dari mereka, namun tak lama kemudian teror gaib mulai menghantui hidupnya.
Mimpi buruk dan kejadian aneh semakin sering muncul, hingga Maya menyadari bahwa keluarganya terancam oleh sesuatu yang lebih mengerikan dari sekadar perebutan harta.
Dari bibi Maya, akhirnya terungkap bahwa ibunya telah terikat perjanjian dengan perewangan, dan kini makhluk tersebut menuntut tumbal dari keturunan keluarga mereka.
Maya, yang tidak tahu apa-apa, menjadi target berikutnya.
Perewangan dan Kisah Mistis dari Jawa
Film Perewangan mengangkat konsep mistis Jawa tentang makhluk gaib yang membantu manusia meraih keinginan melalui ritual tertentu.
Dalam film ini, Ny. Sudarsih menggunakan bantuan perewangan untuk kesuksesan usahanya. Namun, perjanjian tersebut datang dengan harga mahal—tumbal dari tujuh keturunan keluarganya.
Sutradara Awi Suryadi, yang sebelumnya sukses menggarap KKN di Desa Penari, kembali menghadirkan nuansa horor yang mencekam lewat Perewangan.