Ia mengaku merasa tidak nyaman dengan lingkungan di tempat tersebut.
"Saya tidak betah di situ," ungkapnya.
Menurut Lolly, ia ditempatkan bersama individu-individu dengan berbagai latar belakang, seperti mantan pekerja seks komersial, penderita HIV, dan orang-orang dengan gangguan jiwa.
"Dicampur sama orang-orang yang punya masalah berbeda. Kalau disatuin dengan kondisi seperti itu, siapa yang mau? Saya enggak kuat," katanya.
Baca Juga: Pengacara Vadel Hadirkan Dua Saksi untuk Ungkap Dugaan Nikita Mirzani Telantarkan Lolly di Inggris
Setelah meninggalkan rumah aman sekitar pukul 11 malam, Lolly langsung menuju kantor Razman Arif Nasution.
Ia menyatakan bahwa keputusannya ini juga dipicu oleh rasa tidak percaya terhadap ibunya, Nikita Mirzani.
"Dia (Nikita) bilang sudah ketemu saya, itu semua bohong," tambah Lolly.
Latar Belakang Konflik Keluarga
Masalah ini berawal ketika Lolly kembali dari Inggris pada September 2024.
Ia kemudian ditempatkan di rumah aman atas keputusan ibunya, Nikita Mirzani, yang menginginkan stabilitas emosional bagi putrinya melalui terapi dan pendampingan.
Namun, situasi menjadi semakin rumit ketika Nikita melaporkan Vadel Badjideh atas dugaan tindak pidana, termasuk pemaksaan aborsi.
artis