"(Sebelum di-review Codeblu) aman-aman aja, ramai. Mau weekend kek, mau hari biasa kek, ramai, mereka mau ketemu sama Nyak Kopsah," jelasnya.
"Penghasilan bagus, bagus banget. (Hujatan) enggak ada masalah, enggak ada," tuturnya.
Namun setelah ulasan negatif dari Codeblu, situasi berubah drastis.
Ia merasa nama baiknya tercemar, bahkan sempat membenci dirinya sendiri dan keluarganya karena bisnis yang mereka jalankan mengalami kemunduran.
Bang Madun Akui Kekurangan, Tapi Tak Terima Review Merusak Usahanya
Bang Madun tak menampik bahwa warungnya memiliki kekurangan dalam hal kebersihan.
Namun, ia selalu berusaha memperbaiki layanan warungnya berdasarkan masukan pelanggan.
"Kadang kan gue tinggal syuting, gue tinggal ngelenong. Kadang ada yang nge-DM gue ‘Bang, tadi piringnya ada yang kotor.’ Itu gue ngomong sama adik-adik gue biar dibersihin," ujarnya.
"Namanya manusia, siapa sih yang enggak punya salah di dunia ini?" katanya.
Namun, ulasan negatif dari food vlogger justru memberikan pukulan besar bagi bisnisnya, membuatnya terpaksa mencari pinjaman bank.
"Gue beli rumah itu tabungan habis. Di saat beli rumah, datang reviewer blogger hancurin usaha gue. Gue nggak punya tabungan sama sekali. Gue bingung mau perbaiki warung gue pakai duit siapa," pungkasnya.***