Mediapriangan.com - Setelah sukses mencuri perhatian lewat karya film pendek, Eden Junjung akhirnya menorehkan debut film panjangnya yang mengesankan lewat Angkara Murka.
Film Angkara Murka diproduksi oleh Forka Films dan langsung mencuri sorotan internasional dengan masuk nominasi di ajang Far East Film Festival (FEFF) 2025 yang digelar di Udine, Italia.
Dengan mengusung genre horor dan misteri, Angkara Murka tampil beda melalui pendekatan thriller psikologis yang menyentuh aspek sosial dan budaya lokal.
Film ini tidak hanya mendapat tempat di FEFF 2025, tetapi juga masuk dalam nominasi White Mulberry for Best Debut Feature, penghargaan khusus bagi film debut terbaik dari Asia.
Dalam keterangan resminya, Eden berharap karya ini bisa membawa horor Indonesia tampil di panggung global, lewat pendekatan yang lebih personal dan perspektif lokal yang kuat.
Sebelum masuk nominasi FEFF 2025, Angkara Murka lebih dulu mengundang perhatian internasional di tahun 2024 setelah terpilih sebagai salah satu proyek unggulan dalam NAFF It Project Market di ajang Bucheon International Fantastic Film Festival, Korea Selatan.
Film berdurasi 1 jam 29 menit ini memiliki judul internasional Mad of Madness, telah tayang secara global pada 30 April 2025 di Italia. Sementara di Indonesia, film ini dijadwalkan akan rilis pada 22 Mei 2025.
Sinopsis Angkara Murka
Mengambil latar suasana tambang pasir yang kelam dan penuh rahasia, Angkara Murka mengisahkan Ambar, seorang ibu muda yang dipaksa bekerja demi bertahan hidup setelah suaminya hilang secara misterius.
Curiga ada yang tidak beres di balik tragedi itu, Ambar mulai menggali kebenaran di tempat kerjanya yang penuh tekanan dan ketakutan.