Tak berhenti di situ, Daryl menyebut bahwa ayahnya telah mencoba menyelesaikan masalah ini dengan cara baik-baik.
Beberapa kali pertemuan pun telah dilakukan sejak November 2024.
“Pihak Keenan Nasution telah mencoba melakukan beberapa pertemuan dengan pihak Vidi, keluarga, dan manajemen pada bulan November 2024,” tulis Daryl.
Sayangnya, setelah tiga kali pertemuan berlangsung, tak kunjung tercapai kata sepakat di antara kedua belah pihak.
“Namun, setelah mengadakan 3 kali pertemuan, kedua belah pihak tidak menemukan kesepakatan,” imbuh Daryl dalam unggahannya.
Perselisihan yang melibatkan salah satu karya musik ikonik Indonesia ini pun menuai perhatian publik, terutama soal transparansi royalti dan penghargaan terhadap hak cipta pencipta lagu.***