entertainment

Diserang Soal Barak Militer, Santai Tanggapi Laporan Bareskrim, Dedi Mulyadi Sindir Mungkin Mereka Lagi Cari Perhatian

Sabtu, 7 Juni 2025 | 17:52 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi buka suara terkait pelaporan dirinya ke Bareskrim terkait pendidikam barak militer. (Instagram/dedimulyadi71)

 

Mediapriangan.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, akhirnya merespons laporan yang dilayangkan terhadap dirinya ke Bareskrim Polri terkait kebijakan pendidikan berbasis barak militer bagi siswa bermasalah.

Laporan tersebut dilayangkan oleh Adhel Setiawan, seorang wali murid, pada Kamis, 5 Juni 2025.

Adhel menilai kebijakan tersebut melanggar hak anak sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Perlindungan Anak.

Baca Juga: Bupati Purwakarta Om Zein Razia Pelajar di Malam Hari Tegaskan Tak Gunakan Sistem Barak Militer Seperti Dedi Mulyadi

“Pasal yang kami masukkan itu UU Perlindungan Anak di Pasal 76 H,” jelas Adhel.

“Dedi Mulyadi ini kami anggap melaksanakan negara kekuasaan,” imbuhnya.

Tak hanya ke Bareskrim, Adhel juga mengadukan masalah yang sama ke Komnas HAM pada 8 Mei 2025.

Baca Juga: Bogor Siapkan Barak Militer untuk Anak Bermasalah, Ini Kriteria dan Penjelasan Lengkap dari Wali Kota Dedie Rachim

Adhel menilai pendekatan yang diterapkan Dedi Mulyadi terhadap siswa tidak memiliki dasar hukum yang jelas dan berpotensi menimbulkan pelanggaran hak asasi manusia.

Menanggapi hal itu, Dedi justru bersikap tenang. Dalam unggahan Instagram pribadinya, ia menyampaikan pesan menyejukkan kepada publik tanpa memperlihatkan sikap defensif.

“Saya sampaikan ya kepada semuanya, berbagai upaya yang diarahkan pada diri saya baik kritik, saran, bully, nyinyir atau upaya mempidanakan diri saya, enggak usah ditanggapi dengan emosi,” ujar Dedi pada Sabtu, 7 Juni 2025.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Kirim Siswa ke Barak TNI, Pramono Anung Gelar Bersholawat, Dua Cara Unik Atasi Kenakalan Remaja

“Mungkin mereka lagi mau mencari perhatian,” lanjutnya.

Halaman:

Tags

Terkini