entertainment

Siraman Al Ghazali Penuh Nuansa Jawa, Cak Imin Terharu, Al Kosmopolitan tapi Tetap Mengakar pada Tradisi Leluhur!

Minggu, 15 Juni 2025 | 07:34 WIB
Cak Imin turut menghadiri prosesi siraman Al Ghazali. (Anang.blog.narotama.ac.id)

Mediapriangan.com - Prosesi siraman Al Ghazali yang digelar di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu 14 Juni 2025, berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh makna.

Upacara yang menjadi bagian penting dari rangkaian pernikahan ini tak hanya memadukan nilai spiritual, tetapi juga mengangkat tradisi Jawa yang kental.

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, turut hadir dalam momen sakral tersebut. Ia menyampaikan kekaguman terhadap Al Ghazali, yang dinilainya tetap menjaga akar budayanya meski tumbuh sebagai sosok kosmopolitan.

Baca Juga: Ahmad Dhani Janjikan Pesta Pernikahan Termewah untuk Al Ghazali yang Akan Nikahi Alyssa Daguise 16 Juni 2025

"Sangat bangga bersyukur dan Alhamdulillah, seorang seniman seperti Al Ghazali yang kosmopolitan masih mengakar pada tradisi Jawanya," ujar Cak Imin usai acara.

Prosesi siraman Al diawali dengan sungkeman hingga doa restu keluarga, yang dijalani putra sulung Ahmad Dhani itu dengan penuh ketulusan.

Nuansa adat Jawa terasa kuat, dengan balutan ritual yang menyentuh sisi emosional dan spiritual.

Baca Juga: Jelang Menikah dengan Al Ghazali, Alyssa Daguise Jalani Siraman dan Menangis Haru Saat Sungkeman ke Orang Tua

"Sangat menghayati suasana tradisi Jawa yang kental dengan spiritualitas. Pesan ayahnya jangan pernah meninggalkan agama, Islam dan Jawa," lanjut Cak Imin.

Ia pun menyebut bahwa apa yang dilakukan Al Ghazali bisa menjadi contoh positif bagi generasi muda, yang kerap kali melupakan nilai-nilai budaya di tengah gempuran zaman.

"Kesadaran Al dan kecintaannya kepada budaya Jawa harus diapresiasi. Ia bisa jadi role model," tegasnya.

Baca Juga: Menjelang Pernikahan Al Ghazali dan Alyssa, Maia Estianty Curhat Haru, 'Kini Bukan Aku yang Menggandeng Tanganmu'

Lebih jauh, Cak Imin juga menggambarkan prosesi itu sebagai momen yang menyatukan unsur budaya, agama, dan nilai-nilai keluarga yang luhur.

"Ini tradisi Jawa yang menyatukan semua unsur. Yang paling penting, Al terlihat bersinar," pungkasnya.

Halaman:

Tags

Terkini