Menariknya, unggahan surat tersebut dibagikan tanpa membuka kolom komentar, menunjukkan suasana yang masih sangat sensitif.
Dalam bagian penutup, Putri menyampaikan tekad untuk tetap menjalankan perannya sebagai wakil pemimpin daerah, sekaligus sebagai istri dan ibu yang bertanggung jawab.
"Di tengah masalah yang sedang dihadapi, saya akan tetap memberikan yang terbaik sebagai wakil pemimpin daerah, seorang ibu, anak, istri, dan manusia yang bermanfaat kepada manusia lainnya," tulis Putri.
"Semoga Allah mengampuni, tertanda, Putri Karlina."
Unggahan itu pun menjadi perbincangan warganet, meski komentar tak dibuka, banyak pihak yang tetap menyampaikan dukungan maupun kritik melalui platform lainnya.***