Bahkan, ia percaya bahwa jika memang ada yang salah, kebenaran akan terungkap dengan sendirinya.
Baginya, membangun rumah tangga berarti juga membangun rasa percaya secara penuh. Maia percaya bahwa kecemasan hanya akan menimbulkan keretakan jika tidak dibarengi dengan komunikasi dan keyakinan pada pasangan.
Cerita Maia tersebut semakin mempertegas bahwa pengalaman pahit di masa lalu telah membentuknya menjadi sosok yang lebih kuat dan matang dalam menjalani kehidupan pernikahan.***