Namun dalam reuni UGM tersebut, Jokowi memilih menanggapinya dengan santai dan penuh tawa, memperlihatkan sisi personalnya sebagai seorang sahabat lama dan alumni, bukan sebagai kepala negara.
Momen ini sekaligus menjadi pengingat bahwa di balik segala sorotan politik, suasana kebersamaan dan nostalgia kampus tetap memiliki tempat tersendiri dalam kehidupan para tokohnya.***