“Rencananya kemarin itu cuma mau check-up doang, tapi karena sudah pembukaan 1, jadi dipercepat kelahirannya,” kata Bravy.
Bayi Erika seharusnya lahir pada 8 Agustus 2025, namun kondisi medis mengharuskan persalinan dilakukan seminggu lebih awal, tepat pada malam tanggal 1 Agustus lewat metode caesar.
“Harusnya tanggal 8 Agustus, jadi dimajukan ke tanggal 1 Agustus. Karena nggak sesuai HPL-nya, jadi lahirannya dimajuin malam itu juga dan caesar,” imbuh DJ Bravy.
Meski belum mengetahui secara pasti berat dan panjang bayi saat lahir, Bravy menyebut proses persalinan berlangsung lancar.
Bravy pun kini mendampingi Erika dalam masa pemulihan pasca-persalinan.
Meskipun bayi tersebut bukan hasil hubungan Bravy dengan Erika, namun dukungan penuh tetap ia tunjukkan sejak awal hingga momen kelahiran. Hubungan keduanya pun kini makin erat seiring kehadiran sang buah hati.***