Mediapriangan.com - Rapi Films kembali menghidupkan cerita kelam melalui Qorin 2, sekuel horor yang melanjutkan warisan film pendahulunya, Qorin (2022) yang mencatat capaian 1,3 juta penonton.
Film Qorin 2 arahan Ginanti Rona ini telah menjalani penayangan spesial di sejumlah bioskop dan membawa nuansa yang lebih gelap dengan sentuhan isu sosial yang kuat, terutama isu bullying.
Film Qorin 2 ini dikerjakan Rapi Films bersama SL23 Studio serta sejumlah rumah produksi lain sebagai bagian dari pengembangan sinopsis film horor Qorin (2022).
CEO SL23 Studio, Susanti Dewi menegaskan arah sinopsis film horor Qorin 2 lebih mencekam, lebih gelap, mengangkat isu yang relevan dengan kehidupan pada hari ini.
"Kami berkomitmen untuk menghadirkan kisah yang tidak hanya membuat penonton terpukau, namun juga tergerak untuk membicarakan pesan di belakangnya," ujarnya, dalam keterangan resminya.
Pernyataan itu mempertegas posisi Qorin 2 sebagai cerita yang tidak semata menghadirkan ketegangan, namun juga memantik diskusi tentang isu bullying di dunia nyata.
Film tersebut menjadi karya horor religi garapan Ginanti Rona, yang memanfaatkan latar sekolah berasrama untuk mengeksplorasi ritual gelap dan kekuatan supranatural.
"Film Qorin menggambarkan persahabatan, perjuangan perempuan, dan keberanian mereka untuk melawan rasa takut," ungkap Susanti Dewi.
Sekuel Qorin 2 kini tidak hanya mengangkat sisi misteri dan supranatural, tetapi juga menonjolkan konflik keluarga melalui tokoh Makmur, diperankan Fedi Nuril.