Mediapriangan.com - Modual Nekad menjadi salah satu film Indonesia yang paling dinantikan pada penghujung tahun. Sinopsis film ini menggabungkan humor, konflik keluarga, dan aksi berbahaya.
Modual Nekad hadir sebagai film komedi yang menyasar penonton lintas usia. Film ini merupakan sekuel dari Modal Nekad, karya debut sutradara Imam Darto yang sukses secara komersial.
Dalam sinopsis Modual Nekad, cerita kembali mengikuti tiga bersaudara Saipul, Jamal, dan Marwan, yang kali ini terjebak masalah lebih besar akibat keputusan nekat yang diambil Marwan demi menyelamatkan rumah warisan ayah mereka.
Keputusan tersebut justru menyeret ketiganya ke dalam situasi berisiko tinggi, melibatkan pengusaha manipulatif dan oknum jaksa korup.
Film Modual Nekad menunjukkan bahwa film komedi tidak hanya mengandalkan tawa, tetapi juga membangun ketegangan yang perlahan meningkat sepanjang cerita.
Produser Chand Parwez Servia menyebut film ini dirancang sebagai hiburan keluarga di masa liburan.
“Film Modual Nekad akan menjadi perayaan pelepas penat bagi masyarakat Indonesia pada akhir tahun 2025 dan awal tahun 2026. Komedi keluarga yang akan mengajak seluruh penonton tertawa, dan berefleksi dengan cerita yang tersaji di antara tiga bersaudara dengan keluarga baru mereka,” ujarnya.
Imam Darto menegaskan bahwa sekuel ini dibuat dengan skala yang lebih besar dibanding film sebelumnya.
“Saya sebenarnya sudah kapok untuk menggarap adegan action di film pertama. Tapi ternyata seru juga, dan akhirnya justru saya tambahkan lagi untuk bisa lebih action di film Modual Nekad. Tentu selain karena lebih nekad, juga karena dukungan Pak Chand Parwez dan Starvision. Semoga Modual Nekad bisa jadi hiburan yang seru untuk keluarga Indonesia di akhir tahun ini dan awal tahun depan,” kata Imam Darto.
Bagi penonton, sinopsis Modual Nekad menegaskan arah cerita yang lebih berani dan penuh kejutan. Sebagai film komedi, kisah ini tidak hanya mengundang tawa, tetapi juga menghadirkan dinamika keluarga yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.