ENTRTAINMENT, Mediapriangan.com - Sebuah peringatan keras bagi para penggiat media sosial tersaji dalam karya horor terbaru yang akan segera menyapa penonton pada Kamis, 7 Mei 2026.
Menjelang jadwal tayang perdana di seluruh jaringan bioskop tanah air, film Ain hadir sebagai cerminan kelam dari obsesi validasi digital yang sering kali luput dari kewaspadaan kita.
Sutradara Archie Hekagery membawa premis yang cukup segar, yakni mengeksplorasi ancaman metafisika berupa penyakit ain yang bersumber dari dengki orang lain.
Berbeda dengan horor konvensional, film Ain justru berangkat dari realitas kehidupan seorang beauty influencer bernama Joy Putri yang haus akan atensi daring.
Dalam sinopsis film Ain, digambarkan bahwa Joy memiliki ambisi besar untuk meraih sepuluh ribu penonton dalam setiap siaran langsungnya di platform TikTok.
Latar belakang masa lalunya yang penuh ketidakpercayaan diri saat sekolah membuat Joy kini sangat memuja penampilan fisik dan pengakuan publik.
Namun, gaya hidup yang pamer dan penuh pencitraan ini justru memicu perhatian negatif dari lingkungan sekitarnya.
Kekhawatiran muncul dari sahabat lamanya, Dini Haryanti, yang memahami bahwa setiap tatapan kagum bisa berubah menjadi ancaman jika diselimuti iri hati.
Seiring dengan popularitas yang ia kejar, Joy mulai mengalami berbagai fenomena ganjil yang menggerogoti tubuhnya.