Mediapriangan.com - Di tengah dominasi film horor di bioskop Indonesia, Tanah Runtuh hadir menawarkan cerita berbeda melalui perpaduan drama aksi yang sarat emosi.
Film Tanah Runtuh mengangkat perjalanan keluarga yang terpisah akibat situasi konflik dan mempertahankan harapan di tengah kondisi yang penuh ketidakpastian.
Tanah Runtuh merupakan karya terbaru yang diproduseri Denny Siregar dan disutradarai Rudi Soedjarwo. Sementara naskah cerita dipercayakan kepada Oka Aurora yang dikenal piawai menghadirkan kisah-kisah humanis dengan sentuhan emosional yang kuat.
Melalui sinopsis film yang diusung, penonton akan diajak menyaksikan perjuangan dua bersaudara yang harus bertahan dalam situasi sulit setelah terpisah dari ibu mereka.
Kisah tersebut berkembang menjadi perjalanan panjang yang menguji keberanian, kasih sayang keluarga, dan nilai-nilai kemanusiaan.
Dalam sinopsis film Tanah Runtuh, tokoh utama bernama Ringgo berusia 11 tahun digambarkan sebagai anak penyandang down syndrome.
Ia menjalani kehidupan bersama adiknya, Kai, yang berusia 9 tahun. Keduanya hidup dalam ikatan persaudaraan yang kuat dan saling menjaga satu sama lain.
Namun keadaan berubah drastis ketika konflik Poso meletus. Situasi yang tidak menentu membuat Ringgo dan Kai kehilangan jejak sang ibu.
Sejak saat itu, keduanya memulai perjalanan yang penuh tantangan untuk menemukan kembali orang yang paling mereka cintai.
Di tengah pencarian tersebut, mereka bertemu dengan Idham yang diperankan Vino G Bastian. Sosok anggota kepolisian itu menjadi bagian penting dalam perjalanan keduanya.
Di tengah tekanan dan ketegangan akibat konflik Poso, Idham memilih mengedepankan sisi kemanusiaan dalam setiap keputusan yang diambil.
Cerita dalam Tanah Runtuh tidak hanya menyoroti dampak konflik terhadap masyarakat, tetapi juga memperlihatkan bagaimana harapan tetap hidup meski berada dalam kondisi yang sulit. Unsur drama aksi yang dihadirkan menjadi pelengkap perjalanan emosional para tokohnya.