Selain horor dan komedi, hubungan Arka dan Bunga memberikan unsur romansa. Kematian Bunga tidak serta-merta mengakhiri persoalan antara keduanya karena masih ada janji yang belum diselesaikan.
Lingkungan rumah susun juga menjadi bagian penting dalam cerita. Kehidupan warga dengan berbagai karakter, hubungan antar tetangga, gangguan arwah, dan persoalan tempat tinggal saling berkelindan hingga menciptakan kekacauan di sekitar kamar 609.
Film Warga Rusun 609 disutradarai Herwin Novianto, dengan skenario yang ditulis Upi Avianto dan Yuthlert Sippapak. Film ini diproduksi Rapi Films, Sky Media, dan Legacy Pictures.
Warga Rusun 609 memiliki genre Comedy, Horror dan klasifikasi usia 13+. Film produksi Indonesia ini menggunakan bahasa Indonesia dengan lokasi syuting di Jakarta. Tagline yang diusung adalah “Emang Bisa Mutusin Setan?”
Baca Juga: Sinopsis Memburu Pemangsa, Kisah Empat Jurnalis Bongkar Kasus Tujuh Anak Hilang yang Berujung Teror
Untuk tayang perdana Oktober 2026, film ini dijadwalkan hadir di bioskop Indonesia mulai 1 Oktober 2026.
Detail film Warga Rusun 609
- Judul: Warga Rusun 609
- Genre: Comedy, Horror
- Klasifikasi: 13+
- Tagline: “Emang Bisa Mutusin Setan?”
- Sutradara: Herwin Novianto
- Penulis: Upi Avianto, Yuthlert Sippapak
- Rumah produksi: Rapi Films, Sky Media, Legacy Pictures
Daftar pemain Warga Rusun 609
1. Ranty Maria sebagai Bunga
2. Morgan Oey sebagai Arka
3. Ghita Bhebhita sebagai Damai
4. Tanta Ginting sebagai Terang
5. Sarah Sechan sebagai Wati
6. Dimas Danang Suryonegoro sebagai Wira
7. Galabby Thahira sebagai Nurjanah
8. Riyuka Bunga sebagai Tuti
9. Aming Sugandhi sebagai Anjay
10. Yono Bakrie sebagai Gugum
11. Dustin Tiffani sebagai Ki Gendeng
12. Dian Sidik sebagai Slamet
13. Keanu AGL sebagai Mawar
14. Papham Ashari sebagai Melati
15. Adzana Ashel sebagai Mila
16. David Nurbianto sebagai Pak Bahlil
17. Indy Barens sebagai Nyai Renggong
18. Lolox sebagai Guru
Sinopsis film ini mempertemukan teror arwah, hubungan masa lalu, persoalan antarwarga, dan ancaman relokasi, Warga Rusun 609 membawa konflik yang berlangsung di satu lingkungan rumah susun.***