Putri Marino Jadi Pemeran Utama
Putri Marino menjadi pusat cerita dengan memerankan karakter Pertiwi. Ia beradu peran dengan Arya Saloka sebagai Bisma dan Christine Hakim sebagai Mak Ira.
Selain ketiganya, film ini turut menghadirkan Hana Malasan, Iswadi Pratama, Nagra Kautsar Pakusadewo, Totos Rasiti, Shofia Shireen, hingga Cut Mini Theo.
Kamila Andini menjadi sutradara sekaligus penulis film. Sementara Ifa Isfansyah bertindak sebagai produser.
Film ini diproduksi Forka Films bersama Miles Films dan Jagartha. Dengan durasi 137 menit, film tersebut menggabungkan genre drama, misteri, thriller, dan western serta memiliki klasifikasi usia 17 tahun ke atas.
Baca Juga: Sinopsis Memburu Pemangsa, Kisah Empat Jurnalis Bongkar Kasus Tujuh Anak Hilang yang Berujung Teror
Latar Gunung Bromo
Selain cerita tentang kepulangan Pertiwi, visual menjadi bagian penting dalam Empat Musim Pertiwi. Film ini menghadirkan lanskap alam Jawa, termasuk kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur.
Karya Kamila Andini tersebut sebelumnya telah mendapat perhatian di festival internasional dan masuk nominasi Best Cinematography pada Asia Pacific Screen Awards 2026.
Film ini juga dipilih untuk mewakili Indonesia dalam ajang Oscar 2027.
Bagi penonton yang ingin mengetahui Sinopsis Empat Musim Pertiwi secara lebih lengkap sekaligus menyaksikan perjalanan Pertiwi menghadapi masa lalunya, film ini mulai tayang di bioskop Indonesia pada 8 Oktober 2026.***