Tips dari Carolina Gonzalez:
Untuk pemula, Carolina menyarankan jika memakai liquid blush pada kulit tanpa foundation, cukup totol sedikit di pipi lalu baurkan perlahan dengan jari. Pastikan tepi warnanya memudar halus tanpa batas tegas.
Jika ingin tampilan lebih penuh, aplikasikan blush di posisi biasa, lalu “buff, buff, buff” dengan kuas. Triknya, gunakan setetes concealer di tangan, celupkan kuas, lalu baurkan di tepi blush agar efeknya feathered (berbulu lembut). Teknik ini berlaku untuk semua jenis blush, termasuk blush bubuk.
“Kalau waktu terbatas, andalkan metode ini dengan blush bubuk favorit, hasilnya tetap terlihat romantis dan alami tanpa berlebihan,” jelasnya.
Pendekatan ala Kasey Spickard:
Spickard mengikuti prinsip lukisan cat air, mulai dengan warna terang kemudian bertahap ke warna lebih dalam. Ia mulai dengan sapuan tipis warna muda di pipi, naik ke tulang pipi, dan sedikit di hidung.
Setelah itu, kuas padat digunakan untuk menepuk produk dan dibaurkan dengan beauty blender lembap supaya hasilnya halus.
Warna pekat ditambahkan di bagian apel pipi untuk memberikan dimensi. Teknik berlapis ini menciptakan warna alami yang tahan lama dan tampilan segar seperti rona alami kulit.
Watercolor blush membuktikan bahwa riasan tidak harus tebal untuk tampil memukau. Justru, kelembutan warna yang samar mampu menghadirkan kesan maksimal dan natural.***