Mediapriangan.com - Makeup kini sudah menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari, tak terkecuali bagi para remaja yang mulai mengenal produk makeup untuk mempercantik penampilan saat hangout dengan teman-teman.
Karena kulit remaja umumnya lebih sensitif, produk makeup khusus seperti foundation dan cushion pun diformulasikan agar sesuai dan aman digunakan.
Namun, pertanyaan yang sering muncul adalah, untuk remaja, lebih baik menggunakan foundation atau cushion?
Foundation dikenal memiliki daya tutup (coverage) yang lebih kuat, mampu menyamarkan bekas jerawat, kemerahan, serta noda pada kulit wajah.
Selain itu, formula foundation umumnya tahan lama sehingga riasan dapat terlihat segar sepanjang hari. Pengaplikasian foundation dapat dilakukan dengan kuas atau beauty blender agar hasilnya maksimal.
Meski begitu, penggunaan foundation yang berlebihan atau tidak tepat justru dapat membuat tampilan menjadi berat dan kurang natural.
Efek ‘berat’ pada wajah juga berisiko menyumbat pori-pori, yang berpotensi memicu jerawat.
Di sisi lain, cushion menawarkan pilihan yang lebih ringan dengan hasil riasan natural.
Banyak produk cushion yang mengandung SPF, pelembap, dan bahan-bahan bermanfaat lain bagi kulit, sehingga cocok untuk penggunaan sehari-hari.
Aplikator puff yang digunakan cushion juga memudahkan pemakaian, terutama bagi pemula.
Namun, kelemahan cushion adalah coverage-nya yang lebih ringan sehingga kurang maksimal untuk menutupi noda atau bekas jerawat.