gaya-hidup

Deodorant vs Antiperspirant, Bedanya, Fungsi, dan Tips Memilih Produk Perawatan Tubuh yang Tepat

Jumat, 22 Agustus 2025 | 06:45 WIB
Deodorant dan Antiperspirant adalah dua produk perawatan tubuh yang berbeda. (FReepik/freepik)

Mediapriangan.com - Banyak orang kerap bingung membedakan deodorant dan antiperspirant, padahal keduanya memiliki fungsi berbeda.

Deodorant difokuskan untuk mengatasi bau badan. Keringat sendiri tidak berbau, namun bercampur bakteri pada kulit dapat menimbulkan aroma yang menyengat.

Deodorant bekerja menghambat pertumbuhan bakteri sekaligus memberikan aroma harum, sehingga ketiak tetap segar selama beberapa jam.

Baca Juga: Deodorant Spray, Praktis dan Cepat Kering tapi Punya Risiko Iritasi, Ini Kelebihan dan Kekurangannya

Sementara antiperspirant berperan mengurangi produksi keringat. Kandungan aktif seperti aluminium klorohidrat menyumbat sementara saluran keringat, menjaga ketiak tetap kering hingga 1–2 hari.

Namun, antiperspirant tidak selalu menghilangkan bau, sehingga beberapa orang tetap membutuhkan deodorant tambahan untuk aroma wangi.

Kini, tersedia juga produk kombinasi deodorant-antiperspirant yang menawarkan perlindungan ganda: mencegah bau sekaligus mengurangi keringat.

Baca Juga: Rahasia Daya Tarik Parfum Woody! Wangi ‘Pria Mapan’ yang Maskulin, Simak Rekomendasi Pilihan Terbaik!

Produk ini cocok untuk mereka dengan keringat normal, meski kurang optimal bagi penderita hiperhidrosis (keringat berlebih).

Pemilihan produk sebaiknya menyesuaikan kebutuhan individu. Jika masalah utama adalah bau badan, pilih deodorant.

Jika terganggu oleh ketiak basah, antiperspirant lebih tepat. Beberapa merek populer yang menawarkan kedua jenis produk ini antara lain Kahf, Rexona, Nivea, dan Dove.

Baca Juga: Segar dan Menenangkan, Inilah Rekomendasi Parfum Aroma Teh dari Harga Terjangkau hingga Premium

Dengan memahami perbedaan fungsi dan manfaat, konsumen bisa memilih produk yang paling sesuai untuk kenyamanan sehari-hari tanpa salah pilih.***

Tags

Terkini