olahraga

Jelang Duel Indonesia vs Jepang, Warga Korea Selatan Bersatu di GBK, Netizen Singgung Dendam Masa Lalu, Begini Sejarahnya

Selasa, 29 Oktober 2024 | 16:07 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, memperoleh dukungan penuh dari para suporter Korea Selatan dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Jepang yang akan diadakan di Jakarta. (Instagram.com/@shintaeyong7777)

Baca Juga: Peluang Garuda Muda di Kualifikasi Piala Asia U-17, Daftar Pemain Nova Arianto dan Tantangan Berat Menghadapi Australia

Seorang warganet menulis, “Untuk pertandingan melawan Jepang nanti, para warga Korea di Indonesia akan hadir di GBK, menyuarakan dukungan penuh untuk Indonesia,”

Unggahannya diikuti banyak komentar yang merujuk pada sejarah panjang yang membuat warga Korea menyimpan “dendam” terhadap Jepang.

Komentar-komentar tersebut mencerminkan luka sejarah yang masih terasa hingga saat ini.

Misalnya, seorang warganet menulis, “Ini mungkin bentuk dendam terselubung, ayo bersatu untuk mendukung lawan Jepang.”

Baca Juga: Jadi Ikon Voli Korea? V-League Gelar Seremoni Spesial untuk Han Song Yi Sebelum Laga Perdana Red Sparks vs GS Caltex

Kilasan Sejarah Kelam di Balik Hubungan Korea dan Jepang

Berbagai catatan sejarah mengungkapkan bagaimana bangsa Korea mengalami masa sulit di bawah penjajahan Jepang.

Salah satu peristiwa penting adalah peralihan kekuasaan dari Dinasti Joseon, yang berlangsung hingga akhir abad ke-19.

Jepang, yang sedang mengembangkan industrinya secara besar-besaran, sangat memerlukan sumber daya dan mulai merangsek masuk ke Korea dengan menerapkan kebijakan modernisasi.

Baca Juga: Teruskan Tren Positif di V-League 2024-2025, Megawati Hangestri Bawa Red Sparks Ungguli AI Peppers dengan Dramatis

Pada tahun 1876, melalui Perjanjian Pulau Ganghwa, Jepang memaksa Korea membuka beberapa pelabuhan untuk kepentingan perdagangan Jepang.

Ini merupakan salah satu langkah awal yang memperlihatkan niat Jepang untuk mengendalikan Korea.

Pengaruh Jepang semakin dalam setelah kekalahan Tiongkok dalam Perang Sino-Jepang pertama, dan mereka menyingkirkan tokoh-tokoh anti-Jepang di Korea, termasuk Ratu Min, yang dengan keras menentang pengaruh Jepang di tanah Korea.

Baca Juga: Laga Seru Menanti Hari Ini, Red Sparks Siap Tantang AI Peppers di Putaran Pertama Liga Voli Korea 25 Oktober 2024

Halaman:

Tags

Terkini