Mediapriangan.com - Federasi Bola Voli Korea Selatan (KOVO) resmi membatalkan pertandingan All Star Liga Voli Korea 2024 2025 yang semula dijadwalkan pada 4 Januari di Chuncheon Lakeside Gymnasium.
Keputusan pembatalan laga All Star Liga Voli Korea 2024 2025 diambil sebagai bentuk penghormatan atas insiden tragis jatuhnya pesawat Jeju Air di Bandara Internasional Muan pada 29 Desember lalu.
Pembatalan All Star Liga Voli Korea 2024 2025 membuat publik voli kehilangan momen istimewa, termasuk kemungkinan menyaksikan Megawati menghadapi Kim Yeon-kyung, legenda voli Korea.
Pemerintah Korea Selatan bahkan menetapkan periode 31 Desember hingga 4 Januari sebagai masa berkabung nasional.
Dalam masa berkabung tersebut, seluruh kegiatan olahraga profesional tetap digelar namun dalam suasana khidmat.
Salah satu contohnya adalah pertandingan terakhir putaran ketiga Liga Voli Korea 2023-2024 yang berlangsung di Chungmu Gymnasium pada 31 Desember.
Biasanya diramaikan dengan musik dan regu sorak, laga ini berlangsung dalam keheningan sebagai penghormatan.
Selain itu, pertandingan antara AI Peppers Savings Bank melawan Hyundai Hillstate di Gwangju juga dilangsungkan tanpa kehadiran regu sorak.
Setelah berkonsultasi dengan 14 klub dan mempertimbangkan berbagai aspek, KOVO akhirnya memutuskan untuk membatalkan pertandingan All Star tahun ini.
Megawati Hangestri, pevoli asal Jember yang bermain untuk Red Sparks, sebenarnya dijadwalkan tampil di ajang tersebut.
Ia terpilih sebagai bagian dari tim V-Star melalui rekomendasi ahli, bergabung dengan pemain internasional seperti Viktoriia Danchak dan sejumlah bintang lokal seperti Kang So Hwi dan Park Jeong Ah.