olahraga

Bung Towel Santai Tanggapi Pemecatan STY oleh PSSI: Saatnya Timnas Indonesia Berbenah Hadapi Piala Dunia 2026

Kamis, 9 Januari 2025 | 09:13 WIB
Ilustrasi pengamat sepak bola Tommy Welly alias Bung Towel yang memberikan komentarnya terkait pemecatan Shin Tae-yong oleh PSSI. (YouTube.com/Catatan Demokrasi)

Mediapriangan.com - PSSI resmi mengakhiri kontrak kerja sama dengan Shin Tae-yong, pelatih yang sudah menemani Timnas Indonesia sejak 2020. Keputusan ini menjadi bahan perbincangan hangat di kalangan pecinta sepak bola, termasuk pengamat senior Tommy Welly atau yang akrab dikenal sebagai Bung Towel.

Keputusan ini diumumkan oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, dalam konferensi pers pada 6 Januari 2025. Erick menyebut langkah tersebut diambil untuk mencari pelatih baru yang dapat membawa Garuda lolos ke Piala Dunia 2026.

Reaksi dari Bung Towel pun menarik perhatian publik. Sosok yang kerap mengkritik perjalanan Timnas ini mengaku senang karena kini ia merasa bisa kembali berbicara tentang esensi sepak bola, tanpa drama yang menurutnya kerap menyelimuti perjalanan Shin Tae-yong bersama Timnas.

Baca Juga: Arya Sinulingga hingga Bung Towel Ungkap Dinamika Timnas Indonesia Pasca STY, Era Baru Demi Tiket Piala Dunia 2026

Bung Towel: Bicara Bola Tanpa Drama

Dalam kanal YouTube Catatan Demokrasi yang tayang pada 8 Januari 2025, Bung Towel memberikan tanggapan santainya terkait pemecatan Shin Tae-yong.

"Jadi, saya senang kita kembali bicara soal bola. Tentang strategi, komunikasi tim, dan evaluasi taktikal. Akhirnya fokus kita kembali ke performa timnas," ujar Bung Towel.

Ia menyebut keputusan ini sudah lama ia prediksi, mengingat performa Timnas yang menurutnya stagnan, terutama sejak Piala Asia 2023.

“Sejujurnya, saya melihat kapasitas STY sudah mentok sejak turnamen tersebut,” tambahnya.

Baca Juga: Sebelumnya Tak Ingin Lagi Bahas STY, Kini Coach Justin Minta Penggemar Timnas Indonesia Move On ke Kluivert

Kritik Bung Towel terhadap Performa STY

Bung Towel juga mengungkapkan bahwa dirinya sempat meminta PSSI untuk tidak memperpanjang kontrak STY saat habis masa baktinya sebelumnya. Namun, keputusan tetap berada di tangan PSSI.

“Waktu itu, saya bilang tidak perlu diperpanjang. Tapi ya, itu hak PSSI karena mereka yang punya kewenangan penuh,” jelasnya.

Bung Towel juga menyoroti hasil buruk Timnas di Piala AFF 2024. Di turnamen tersebut, Timnas gagal lolos dari babak grup dengan hanya mengoleksi satu kemenangan dari empat laga. Menurut Bung Towel, situasi ini adalah momen evaluasi besar bagi PSSI.

Halaman:

Tags

Terkini