olahraga

Shin Tae-yong Pilih Diam Pasca Pemecatan PSSI, Mantan Asisten Ungkap Cerita Pilu hingga Dugaan Belum Tanda Tangani Surat

Kamis, 23 Januari 2025 | 07:21 WIB
Potret mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (STY) yang dipecat PSSI pada Senin, 6 Januari 2025. (Instagram.com/@shintaeyong7777)

 

 

Mediapriangan.com - Kisah tentang pemecatan Shin Tae-yong (STY) sebagai juru taktik Timnas Indonesia oleh PSSI tengah menjadi perhatian hangat di media sosial.

Cerita tersebut semakin ramai di kalangan publik setelah Kim Jong-jin, mantan asisten pelatih STY, mengungkapkan kronologi pemecatan yang dilakukan PSSI.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir secara resmi mengumumkan pemutusan kontrak dengan STY sebagai pelatih Timnas Indonesia pada Senin, 6 Januari 2025.

Baca Juga: STY Ungkap Kenangan Manis dan Warisan Akademi Sepak Bola Usia Dini untuk Indonesia Sebelum Kembali ke Korsel

Tak lama setelah itu, diumumkan bahwa Patrick Kluivert, pelatih asal Belanda, akan menjadi pengganti di kursi kepelatihan Garuda. Informasi ini disampaikan pada Minggu, 12 Januari 2025.

Kim Jong-jin mengungkapkan bahwa pada hari pengumuman pemecatan, manajer Timnas Indonesia, Sumardji, datang ke kediaman STY untuk menyerahkan surat pemutusan kerja. Surat tersebut menjadi tanda berakhirnya kerja sama antara STY dan PSSI.

"Pengumumannya pada 6 Januari 2025 kemudian mereka mengumumkannya pada siang harinya pukul 12.00 WIB," ujar Kim melalui Kanal YouTube Deddy Corbuzier yang tayang pada Rabu, 22 Januari 2025.

Baca Juga: 3 Nyinyiran Bung Towel ke STY Eks Juru Taktik Timnas Indonesia, dari Momen Laga Kontra Jepang hingga Piala Asia U-23

Surat Pemecatan Diterima pada Hari yang Sama

Kim Jong-jin menjelaskan bahwa surat pemecatan PSSI juga diketahui oleh staf kepelatihan STY. Sebagai salah satu bagian dari staf, Kim mengungkapkan bahwa dirinya tinggal satu apartemen dengan STY, sehingga turut mengetahui kedatangan Sumardji.

"Dua setengah jam sebelumnya, manajer Timnas Indonesia mendatangi coach Shin Tae-yong. Saya tinggal dengan coach Shin," terang Kim.

"Dia datang ke apartemen dengan surat pemberhentiannya. Jadi, semuanya terjadi pada hari yang sama," tambahnya.

Halaman:

Tags

Terkini