Jeong Yun-ju juga tampil impresif dengan menambahkan 18 poin, sehingga duo ini berkontribusi pada total 42 poin tim.
Sementara di kubu Red Sparks, Megawati Hangestri Pertiwi dan Vanja Bukilic menggabungkan kekuatan dengan mencetak 43 poin, tetapi upaya mereka masih belum cukup untuk menghindari kekalahan.
Pink Spiders menunjukkan permainan yang solid sejak awal. Pada set pertama, mereka sempat unggul 17-10, tetapi Red Sparks berhasil memperkecil jarak menjadi 22-20.
Namun, kesalahan servis lawan dan aksi cepat Kim Yeon-kyung memastikan kemenangan Pink Spiders 25-21 di set pembuka.
Set kedua menjadi momen kebangkitan Red Sparks. Performa serangan Pink Spiders mengalami penurunan, sementara lawan berhasil menyesuaikan permainan untuk memenangkan set ini dengan skor 25-22.
Namun, Pink Spiders merespons dengan permainan agresif di set ketiga. Dengan distribusi bola yang apik dari Lee Go-eun serta kombinasi serangan keras Kim Yeon-kyung dan Jeong Yun-ju, mereka unggul jauh hingga 17-5.
Di akhir set, pelatih Marcello Abbondanza bahkan menarik beberapa pemain kunci untuk menghemat stamina, dan Pink Spiders tetap menang telak 25-10.
Pada set keempat, Red Sparks sempat unggul 18-14, tetapi Pink Spiders menunjukkan ketangguhan pertahanannya.
Blok dan pertahanan luar biasa dari Shin Yeon-kyung serta ketepatan serangan Kim Yeon-kyung membantu Pink Spiders menyamakan kedudukan di angka 19-19.
Di momen krusial, Kim Yeon-kyung mencetak tiga poin berturut-turut untuk membawa timnya unggul 22-21 dan akhirnya mengunci kemenangan dengan poin terakhirnya.
Pelatih Pink Spiders, Marcello Abbondanza, mengungkapkan rasa puasnya terhadap performa tim.