Banyak yang menduga bahwa efek samping dari kemenangan beruntun ini mulai terasa.
Intensitas tinggi dalam tiap pertandingan membuat pemain kunci terus bermain tanpa banyak rotasi, sehingga stamina mereka menurun drastis.
Hal ini terlihat jelas dalam pertandingan melawan Pink Spiders, di mana pergerakan para pemain tampak lebih lambat dari biasanya.
Faktor kesalahan juga menjadi penyebab utama kemunduran Red Sparks.
Dalam laga terakhir, mereka mencatatkan 29 kesalahan dibandingkan dengan 18 kesalahan yang dibuat oleh Pink Spiders.
Bahkan, dalam pertandingan sebelumnya, mereka melakukan 31 kesalahan yang menjadi salah satu penyebab kekalahan.
Megawati dan Bukilic Jadi Tumpuan
Selama rentetan kemenangan beruntun, Red Sparks sangat bergantung pada dua pemain asing mereka, Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic.
Sayangnya, kelelahan mulai memengaruhi performa keduanya. Bukilic mengalami penurunan tajam dalam efektivitas serangan, hanya mencatatkan 35,6% keberhasilan dan 12 kesalahan besar dalam empat laga terakhir.
Dalam pertandingan terbaru, Megawati tetap tampil impresif dengan 24 poin, sementara Bukilic mencetak 19 poin.
Namun, kurangnya kontribusi dari pemain lokal semakin memperburuk situasi.