Sementara itu, Pink Spiders mengambil langkah berbeda dengan memberi kesempatan kepada pemain cadangan, tetapi tetap menjaga ritme permainan mereka.
Berbeda dengan Hyundai Hillstate yang tetap tampil all-out, Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin memilih ‘bermain aman’.
Red Sparks mulai memainkan lapis kedua setelah Park Eun Jin mengalami cedera saat pendaratan kurang sempurna saat menghadapi GS Caltex di set ketiga.
Pada set keempat, seluruh pemain inti ditarik keluar lapangan dalam pertandingan yang berlangsung pada 26 Februari 2025.
Sebelumnya, Vanja Bukilic juga mengalami cedera saat berhadapan dengan GS Caltex pada tanggal 22 Februari 2025.
Sejak itu, Red Sparks menghadapi Pink Spiders, IBK Altos, dan Hyundai Hillstate dengan menurunkan pemain lapis kedua.
Keputusan ini tampaknya diambil untuk menjaga kondisi pemain inti menjelang akhir musim, mengingat jadwal pertandingan babak playoff dan risiko cedera yang semakin tinggi.
Bisa saja dalam dua laga terakhir melawan AI Peppers dan Expressway Hi-Pass, Red Sparks tetap mempertahankan strategi ini.
Namun, keputusan tersebut memicu kekecewaan di kalangan penggemar, karena atmosfer kompetisi terasa menurun.
Pertandingan yang seharusnya berlangsung sengit justru kehilangan tensi, membuat banyak pihak merasa kurang puas dengan jalannya laga.
Dampak di Babak Playoff