Di set pertama, Hillstate berhasil membalikkan kedudukan dari 16-11 menjadi 23-22, tetapi Red Sparks tetap tenang dan mengamankan set dengan skor 26-24.
Set kedua berlangsung lebih ketat, namun kombinasi servis akurat Yeom Hye-seon dan serangan tajam Megawati membuat Red Sparks unggul 25-23.
Set ketiga menjadi mimpi buruk bagi Hyundai Hillstate. Kesalahan individu dan lemahnya pertahanan membuat mereka gagal membendung serangan Red Sparks.
Blok dari Park Eun-jin serta kesalahan dari Yang Hyo-jin semakin memperburuk situasi, hingga akhirnya Red Sparks menutup pertandingan dengan skor 25-19.
Evaluasi dan Persiapan Hyundai Hillstate
Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung, mengakui bahwa timnya tampil baik di awal pertandingan, tetapi kehilangan fokus di momen-momen krusial.
Pelatih Kang menyoroti lemahnya penerimaan yang membuat tim kesulitan memanfaatkan peran blocker tengah.
Akurasi operan yang buruk juga membuat MoMa, yang mencetak 23 poin, harus bekerja lebih keras untuk mencetak angka.
“Pada akhirnya, kami tidak mampu memanfaatkan kekuatan utama kami di sektor tengah karena penerimaan yang kurang baik. Ini yang akan menjadi fokus utama kami untuk pertandingan kedua,” ujar pelatih Kang, dikutip dari Naver Sports.
Usai kekalahan ini, Kang segera mengumpulkan para pemain di lapangan dan memberikan motivasi agar mereka tidak menyerah.
“Masih ada satu pertandingan lagi, dan kami harus tetap bersatu. Jika ingin menang, semua pemain harus saling mendukung dan menjaga mentalitas positif,” tambahnya.