Namun, kesalahan penerimaan pada skor 22-22 membuat Hyundai Hillstate kembali mengambil alih.
Setelah serangan Moma yang tidak terbendung, Hyundai Hillstate menutup laga dengan kemenangan 25-22.
Laga Hidup Mati di Game Ketiga
Kekalahan ini membuat Red Sparks berada dalam posisi yang sulit.
Sejarah mencatat, sejak Liga Voli Korea dimulai pada tahun 2005, tim yang memenangkan pertandingan pertama di babak playoff selalu berhasil lolos ke final dengan tingkat keberhasilan 100%.
Jika Red Sparks tidak mampu bangkit di pertandingan ketiga yang akan digelar di kandang Hyundai Hillstate pada 29 Maret 2025.
Red Sparks akan menjadi tim pertama dalam 20 tahun yang gagal mencapai final meskipun memenangkan laga pertama.
Kini, pertanyaan besar muncul: Mampukah Red Sparks menorehkan sejarah baru dengan membalikkan keadaan, atau justru menjadi korban pertama yang tereliminasi setelah unggul di laga pembuka?
Semua akan terjawab di pertandingan ketiga yang menjadi laga hidup mati bagi Red Sparks.***