Mediapriangan.com - Final Liga Voli Korea 2024-2025 memasuki leg 2, dan Red Sparks tengah menghadapi tantangan besar setelah kekalahan dari Pink Spiders di pertandingan pertama.
Sorotan utama kini tertuju pada posisi libero yang menjadi titik lemah dalam permainan Red Sparks. Pink Spiders, yang dipimpin oleh Kim Yeon Kyung, cerdas dalam mengeksploitasi kelemahan ini.
Pada leg 1, kelemahan di lini penerimaan Red Sparks terbukti fatal. Dari 21 servis Pink Spiders di set pertama, 11 di antaranya diarahkan ke Choi Hyo-seo, pemain pengganti.
Libero utama Red Sparks absen karena cedera punggung. Noh Ran adalah jantung pertahanan tim, menjadi pemain yang paling bisa diandalkan dalam menerima servis dan menggali bola dari serangan lawan.
Tanpa Noh Ran, yang masih cedera sejak playoff melawan Hyundai Hillstate, Red Sparks harus bertaruh pada Choi Hyo-seo dan Park Hye-min dalam sistem ‘double libero’.
Sayangnya, strategi ini tidak berjalan sesuai harapan. Pink Spiders terus menargetkan titik lemahnya. Pada akhirnya, Red Sparks tidak mampu mengatasi tekanan, menyerah dengan skor 0-3.
Pelatih Ko Hee-jin menyadari bahwa timnya perlu solusi cepat jika ingin membalikkan keadaan di laga 2 yang akan dijadwalkan hari ini.
“Kami harus melihat perkembangan latihan dan berbicara tentang aspek psikologis Choi Hyo-seo,” ujarnya, dikutip dari Naver Sports.
Pilihan terbaik bagi Red Sparks adalah kembalinya Noh Ran, yang telah menjadi tembok pertahanan sepanjang musim.
Namun, jika Noh Ran belum pulih, Ko Hee-jin harus memilih antara kembali mempercayakan posisi libero pada Choi Hyo-seo, yang tengah dalam tekanan mental besar.