“Sejujurnya, ini sangat mengecewakan. Kami sudah unggul 2-0 dan seharusnya bisa menutup pertandingan. Tapi kami kehilangan fokus dan akhirnya kehilangan kesempatan besar,” ujar pelatih Abondanza usai pertandingan, dikutip dari Naver Sports.
Set kelima pun jadi penentu penuh ketegangan. Pink Spiders tertinggal 0-3 di awal dan meski sempat memperkecil ketertinggalan.
Pink Spiders gagal membalikkan keadaan. Serangan Red Sparks yang semakin brutal membuat Kim Yeon Kyung dan rekan-rekannya kewalahan.
“Kami tidak bermain dengan kualitas voli terbaik hari ini. Konsentrasi kami menurun dan itu jadi titik balik lawan. Kami akan evaluasi semuanya dan tampil lebih siap di pertandingan keempat nanti,” tambah Abondanza.
Kini, laga final masih berlanjut. Pink Spiders akan kembali menantang Red Sparks di tempat yang sama, Chungmu Gymnasium, pada 6 April pukul 14.00 waktu Korea, atau pukul 12.00 WIB.***