Musim berikutnya, Pink Spiders kembali ke final, kali ini bertemu Hyundai Hillstate, namun kembali gagal setelah pertandingan penuh energi yang menguras mental dan fisik.
Kini di musim pamungkasnya, Kim Yeon Kyung ingin menulis bab terakhir dengan tinta emas.
Pink Spiders berhasil menyegel posisi pertama liga reguler dengan mulus, bahkan sebelum seluruh pertandingan Putaran 6 tuntas.
Kunci keberhasilan ini adalah rotasi yang cerdas dan waktu istirahat yang cukup bagi pemain inti seperti Kim, demi menjaga kondisi untuk babak kejuaraan.
Sementara babak playoff, Red Sparks melawan Hyundai Hillstate, tampil solid dan lolos ke final menghadapi Pink Spiders.
Game pertama dan kedua dikuasai Pink Spiders. Di laga pertama, Kim tampil tajam dengan 16 poin dan efektivitas serangan di atas 60%.
Di laga kedua, Kim menggila di set kelima, mencetak enam poin dan mengantar timnya mengubah defisit menjadi kemenangan dramatis.
Namun semua berubah di game ketiga. Meskipun Pink Spiders memenangi set pertama dan bersaing ketat di set kedua, Red Sparks membalikkan keadaan.
Dibantu penampilan luar biasa Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic, serta servis mematikan Yeom Hye-seon, Red Sparks memenangi tiga set berturut-turut.
Mega, yang meski sedang mengalami cedera lutut, mencetak 38 poin, dibakar semangat karena sang kekasih Dio Novand datang langsung dari Indonesia untuk mendukungnya.
Kim Yeon Kyung sendiri tampil luar biasa. Ia mencetak 32 poin dengan tingkat keberhasilan 50%, hanya membuat tiga kesalahan sepanjang laga.