Tapi di sisi lain, Yeom Hye Seon memperlihatkan definisi sejati dari kepemimpinan dan keberanian.
Walau gagal meraih cincin ketiganya, setelah dua kali juara di musim 2010-2011 dan 2015-2016, Yeom tetap menunjukkan bahwa kadang kemenangan terbesar bukanlah piala—melainkan keberanian untuk tetap bertarung.***