Petrokimia baru akan memastikan tiket ke grand final jika Popsivo tumbang dengan skor 0-3 atau 1-3 dari Pertamina Enduro.
Jika skenario itu terjadi, maka perolehan poin Popsivo mentok di angka 8, tak cukup untuk mengejar perolehan poin Petrokimia.
Pertamina Enduro sendiri telah mengamankan tempat di final lebih awal setelah mengumpulkan poin sempurna dan menyisakan satu pertandingan lagi.
Artinya, satu tiket tersisa akan diperebutkan antara Petrokimia dan Popsivo hingga pertandingan terakhir.
Dengan kemenangan telak yang mereka torehkan atas Electric PLN, satu-satunya kemenangan straight set di babak final four sejauh ini.
Gresik Petrokimia menunjukkan bahwa mereka adalah kandidat serius untuk menghadang langkah Pertamina Enduro di grand final nanti.
Apakah Megawati Hangestri dan rekan-rekannya mampu mewujudkan langkah tersebut? Semua mata kini tertuju pada laga terakhir Popsivo Polwan yang akan menjadi penentu nasib Petrokimia.***