Sementara itu, bagi tim yang hanya mampu finis sebagai runner-up, mereka masih harus melewati babak kelima dan menghadapi wakil dari konfederasi lain dalam perebutan tiket terakhir menuju pesta sepak bola terbesar dunia.
Dengan situasi yang semakin memanas ini, tekanan berat jelas mengiringi perjalanan Timnas Indonesia dan Irak. Polemik jadwal yang belum menemui titik temu menjadi tantangan tambahan yang harus dihadapi kedua tim sebelum duel hidup-mati digelar.***