Mediapriangan.com - Laga pramusim Manisa BBSK jadi tontonan seru bagi penggemar voli di Turki maupun Indonesia. Megawati Hangestri dan Tanja Grosser tampil maksimal di bawah pimpinan Gizem Ocal Tugrul.
Megawati Hangestri mencuri perhatian dengan spike kerasnya yang membuat penonton bersorak, sementara Gizem Tugrul dan seluruh pemain Manisa BBSK tampil bergantian dalam dua lapis serangan.
Gizem Tugrul benar-benar jadi pusat perhatian selama rangkaian pramusim. Pemain berusia 33 tahun ini tak hanya menjadi kapten, tapi juga motor serangan tim jelang dimulainya Liga 1 Voli Turki 2025-2026.
Laga-laga pramusim Manisa BBSk mulai dari melawan Altinordu, Karsiyaka dan Turnamen Ferdi Zeyrek hingga Aydin BBSK, seolah jadi preview panas sebelum liga regular Liga 1 Voli Turki secara resmi dimulai.
Turnamen Ferdi Zeyrek 2025 juga jadi panggung bagi Gizem Tugrul untuk menunjukkan jiwa kepemimpinannya. Hingga Manisa BBSK jadi terbaik diantara tiga tim lain, Karsiyaka SK, Merinos Veloybol dan Altinordu Bld.
Gizem Tugrul beberapa kali peluk rekan setim lain setelah rally panjang, momen ini langsung diabadikan fans dan menjadi highlight yang ramai dibahas. Para pendukung Manisa BBSK memuji chemistry tim yang semakin solid.
Meskipun menghadapi tim-tim papan atas Liga Voli Turki, yaitu Papara Goztepe dan Aydin BBSK, Manisa BBSK kalah tipis dari keduanya, namun atmosfer laga pramusim tetap panas.
Gizem Tugrul memimpin tim Manisa BBSK dengan mental baja, banyak yang menilai kekalahan ini justru menjadi “alarm manis” agar tim semakin fokus jelang musim regular bergulir.
Karier Panjang, Mental Juara
Pengalaman panjang Gizem Tugrul di berbagai klub elite seperti Istanbul Buyuksehir Belediyespor, Goztepe SK, Kuzeyboru, dan Cukurova kini terasa menjadi modal berharga.
Pengalaman Klub Gizem Ocal Tugrul: