Yesilyurt SK bukan lawan enteng. Klub asal Istanbul itu dikenal sebagai gudang talenta muda yang kerap mencetak bintang internasional.
Musim ini, mereka datang dengan kombinasi darah segar seperti Eylul Naz Okkalioglu, Duru Elgun, hingga Eslem Yilmaz, disokong pemain senior berpengalaman seperti Ecem Aknam dan Elif Nur Basaran.
Sementara itu, Manisa BBSK masih menunggu kondisi Megawati Hangestri. Tim asuhan Gorkem Kazan telah dipersiapkan dengan racikan pemain penyerang lain seperti Tanja Grosser dan Deniz Emrelli.
Kehadiran Megawati di lapangan tentu akan menjadi penantian besar, bukan hanya bagi publik Turki, tetapi juga pecinta voli Indonesia.
Dengan dua lawan sudah mundur sejak awal musim, atmosfer Liga Voli Turki seakan berubah menjadi panggung penuh drama.
Kini, pertanyaan besar pun muncul: akankah musim ini tetap berjalan kompetitif, atau justru menjadi kompetisi pincang yang penuh drama?***