Meski kecewa, Pastoor mengaku menerima keputusan tersebut dengan lapang dada. Ia merasa timnya sudah memberikan yang terbaik selama sembilan bulan kebersamaan.
“Baik di lapangan maupun di staf kepelatihan, kami berusaha menjelaskan kepada para pemain apa yang diharapkan dari mereka,” ucapnya.
“Saya rasa kami telah melakukan itu mati-matian, tapi ternyata itu tidak cukup. Terlebih untuk mengalahkan negara-negara sekaliber Irak dan Arab Saudi,” lanjutnya.
Baca Juga: Erick Thohir Umumkan Keputusan Mengejutkan, Patrick Kluivert Out, PSSI Siapkan Arah Baru Timnas
Ia menilai, perbedaan pengalaman dan kualitas pemain menjadi tantangan besar bagi skuad Garuda untuk bersaing di level tertinggi Asia. Meski begitu, Pastoor tetap memandang masa depan sepak bola Indonesia dengan penuh optimisme.
“Ada begitu banyak antusiasme di sana tentang sepak bola dan pada awalnya tentang kehadiran kami juga,” katanya.
Pengganti Kluivert Masih Misterius
Sementara itu, kursi pelatih kepala Timnas Indonesia hingga kini masih kosong. Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) Taufik Hidayat mengonfirmasi bahwa pembahasan mengenai pengganti Kluivert akan dilakukan dalam rapat antara Kemenpora dan PSSI pada Selasa, 21 Oktober 2025.
Baca Juga: Skenario Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2026, Jalan Terjal Garuda dan Pesan Emosional Jay Idzes
“Belum diumumkan. Besok baru mau rapat,” ujar Taufik di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin, 20 Oktober 2025. Ia menambahkan bahwa koordinasi dengan Ketua Umum PSSI Erick Thohir berjalan intens.
“Sudah dibicarakan langsung dengan Pak Menteri Erick Thohir. Kan Pak Menteri juga Ketua Umum PSSI, jadi koordinasinya lebih mudah,” jelasnya.
Sebelumnya, Erick Thohir resmi mengumumkan pemutusan kerja sama dengan Kluivert dan jajaran stafnya pada 16 Oktober 2025. Meski kontrak dua tahun berakhir lebih cepat, Erick menegaskan keputusan itu diambil dengan rasa hormat.
“Terima kasih atas kontribusi yang sudah diberikan Coach Patrick Kluivert dan tim kepelatihannya selama hampir 12 bulan untuk PSSI dan Timnas Indonesia,” tulis Erick Thohir dalam akun Instagram pribadinya @erickthohir.
Erick juga memberikan apresiasi atas dedikasi Kluivert dan tim pelatih Belanda yang telah memberi warna baru dalam perjalanan Garuda.