Mediaprianan.com - Keputusan Manisa BBSK memutus kontrak dengan Megawati Hangestri Pertiwi menjadi salah satu kabar paling mengejutkan di dunia voli Indonesia. Klub asal Turki tersebut mengumumkan pemutusan kontrak melalui unggahan resmi di media sosial pada Selasa (28/10/2025).
Dalam pernyataannya, Manisa BBSK menegaskan bahwa pemutusan kontrak dilakukan berdasarkan kesepakatan bersama tanpa kompensasi apa pun. Pengumuman ini langsung menarik perhatian publik, mengingat Megawati Hangestri baru beberapa bulan setelah menandatangani kontrak bersama klub tersebut.
Berikut delapan fakta penting di balik pemutusan kontrak dramatis antara Megawati Hangestri dan Manisa BBSK.
1. Kontrak Berdurasi Satu Musim
Berdasarkan informasi dari manajer Megawati Hangestri, Wibi Anhari, pada pertengahan tahun ini pemain Timnas Voli Putri Indonesia itu menandatangani kontrak berdurasi satu musim dengan Manisa BBSK.
Kesepakatan tersebut awalnya dirancang untuk memberi kesempatan Megawati tampil di kompetisi voli Turki musim 2025-2026.
2. Penandatanganan Resmi Diumumkan
Megawati Hangestri resmi bergabung dengan klub voli asal Turki, Manisa BBSK, setelah menandatangani kontrak pada Selasa, 19 Agustus 2025, di Fasilitas Olahraga Halil Onultmak.
Momen itu diumumkan secara terbuka melalui media sosial resmi klub, sekaligus menandai langkah baru karier internasional Megawati di Eropa.
Baca Juga: Usai Putus Kontrak dengan Manisa BBSK, Megawati Hangestri Akhirnya Ungkap Alasan Sebenarnya
3. Belum Sempat Berlaga di Liga Turki
Sejak menandatangani kontrak, Megawati Hangestri belum pernah tampil membela Manisa BBSK di kompetisi resmi. Ia hanya sempat berpartisipasi dalam sesi latihan dan laga uji coba pramusim seperti turnamen Ferdy Zeyrek.
Kondisi ini membuat publik bertanya-tanya tentang alasan sebenarnya di balik pemutusan kontrak, terutama mengingat performa Megawati yang sebelumnya cemerlang di Liga Korea Selatan bersama Red Sparks.