Mediapriangan.com - Persaingan internal di tubuh Timnas Voli Putri Indonesia semakin ketat menyusul keputusan PBVSI yang akan mencoret empat pemain dari daftar awal menjelang SEA Games 2025 di Bangkok Thailand.
Saat ini, PBVSI telah memanggil 18 pemain yang mengikuti proses seleksi dan pembinaan melalui pemusatan latihan Medan sejak akhir Oktober.
Keputusan pencoretan tersebut harus dilakukan PBVSI karena regulasi SEA Games 2025 membatasi setiap negara hanya dapat mendaftarkan 14 pemain untuk cabang voli indoor.
Baca Juga: PBVSI Rilis Daftar Timnas Voli Putri Indonesia untuk SEA Games 2025, Empat Pemain Akan Dicoret
Dalam dokumen Technical Handbook, enam pemain akan menjadi starter dan delapan lainnya berstatus cadangan.
Dengan demikian, PBVSI bersama pelatih kepala Marcos Sugiyama harus menentukan siapa saja yang berhak memperkuat Timnas Voli Putri Indonesia di SEA Games 2025 setelah rangkaian pemusatan latihan Medan rampung.
Salah satu sorotan terbesar datang dari posisi Opposite. Megawati Hangestri Pertiwi, yang menjadi tumpuan serangan, akan mendapat pesaing baru berusia 17 tahun dalam Timnas Voli Putri Indonesia. Situasi ini menambah dinamika seleksi yang tengah berjalan.
Berikut daftar pemain yang berpeluang dicoret oleh PBVSI untuk menentukan 14 nama final menuju SEA Games 2025 di Bangkok Thailand:
1. Junaida Santi
Pevoli 18 tahun ini berposisi natural sebagai Outside Hitter, namun juga mampu bermain sebagai Opposite.
Cedera yang dialaminya membuat peluangnya masuk 14 besar semakin kecil. Dalam beberapa unggahan resmi selama pemusatan latihan Medan, keberadaannya tidak tampak, sehingga isu cedera semakin menguat.