Sistem FA memungkinkan klub melakukan perekrutan tanpa mekanisme draft Asia, yang sebelumnya menjadi kendala terbesar bagi pemain seperti Megawati untuk kembali merumput di Korea Selatan.
Jika Rumor Kembalinya Megawati benar terjadi, kembalinya ia ke Red Sparks akan menjadi salah satu kisah terbesar dalam sejarah V-League Korea.
Baca Juga: Persaingan Memanas, PBVSI Segera Coret 4 Pemain Timnas Voli Putri Indonesia untuk SEA Games 2025
Megawati dikenal sebagai pemain yang membawa perubahan signifikan, termasuk membawa Red Sparks menembus final setelah 13 tahun penantian.
Pada musim 2023-2024, ia menyumbang 736 poin, sebelum kembali mencatat 802 poin di musim berikutnya dan menjadi salah satu pencetak angka terbaik liga.
Dampaknya tidak hanya terlihat dalam statistik. Keberadaan Megawati turut mengangkat citra pemain Asia di liga yang dikenal sangat ketat.
Baca Juga: PBVSI Rilis Daftar Timnas Voli Putri Indonesia untuk SEA Games 2025, Empat Pemain Akan Dicoret
Banyak media Korea menilai Megawati sebagai salah satu pemain kuota Asia terbaik, membuat nama Red Sparks semakin dekat dengan identitasnya sebagai tim yang bangkit berkat kontribusi pemain luar biasa asal Indonesia tersebut.
Walaupun Rumor Kembalinya Megawati terus mencuat, secara resmi Red Sparks baru dapat membuka peluang tersebut setelah Sistem FA diterapkan musim depan.
Selama jeda kompetisi, Megawati akan lebih dulu memperkuat Timnas Indonesia di SEA Games 2025 yang digelar di Bangkok, Chonburi, dan Songkhla pada 9-20 Desember 2025.
Usai agenda tersebut, ia akan kembali fokus menghadapi Proliga 2026 sebelum bergeser ke persiapan V-League Korea 2026-2027 yang dijadwalkan mulai Oktober 2026.
Terlepas dari klub mana ia akan berlabuh, pengaruh Megawati dalam voli Asia sudah meninggalkan warisan yang sulit ditandingi.
Rumor Kembalinya Megawati ke Red Sparks kini tinggal menunggu momen yang tepat, dan semua mata kini tertuju pada lahirnya era baru lewat Sistem FA.***