Mediapriangan.com - Gelombang transfer pemain muda mulai mewarnai persiapan klub menuju Proliga 2026, dan salah satu sorotan terbesar datang dari Rajawali O2C.
Klub asal Ciparay ini kembali menegaskan reputasinya setelah tampil mencolok di Livoli Divisi Utama 2025, ajang yang juga melibatkan Bank Jatim, klub tempat Megawati Hangestri berkiprah.
Kiprah para pemain Rajawali O2C yang kini bersiap menjalani debut di Proliga 2026 menunjukkan kualitas pembinaan mereka yang konsisten.
Masih segar di ingatan, pada Livoli Divisi Utama 2025, langkah Bank Jatim yang diperkuat sejumlah pemain senior harus terhenti di babak final four setelah kalah perolehan poin dari TNI AU Electric.
Kekalahan set dari Rajawali O2C menjadi salah satu penentu nasib mereka. Dalam laga penentu itu, O2C sempat mencuri set keempat dengan skor 25-21 sebelum akhirnya Bank Jatim menang 3-2.
Hasil ini tetap membuat Bank Jatim gagal melaju ke grand final, sekaligus menegaskan kapasitas para pemain muda Rajawali O2C yang nyaris memalukan Megawati Hangestri.
Keberhasilan Rajawali O2C tidak hanya terlihat dari permainan ulet mereka, tapi juga dari pencapaian para pemainnya yang mendominasi skuad timnas U-18 Indonesia di Asian Youth Games 2025.
Mereka tampil hingga set penentuan melawan Iran, sekaligus mencatat kemenangan penting atas Bank Jatim, klub yang diperkuat Megawati Hangestri, dengan skor 3-0 dan 3-1.
Menjelang Proliga 2026, sejumlah talenta muda jebolan Rajawali O2C telah mendapatkan kesempatan untuk debut, direkrut oleh berbagai klub peserta. Fenomena ini menegaskan pengaruh besar O2C dalam dunia voli putri nasional.
Salah satu nama menonjol adalah Naisya Pratama Putri yang direkrut Jakarta Livin Mandiri. Unggahan resmi Rajawali O2C menyebutkan bahwa Naisya akan menjalani debut Proliga bersama Gabriella Maya Inri Rompis dan Arimbi Syifa Andayani.