Baca Juga: Timnas Voli Putri Indonesia Gaspol di Laga Perdana SEA Games 2025, Sikat Malaysia Tiga Set Langsung
Sementara itu, Julia Sangiacomo menjadi kekuatan lain yang melengkapi kedatangan Davysbika.
Bergabung pada Januari 2025, kehadirannya menjadi pengalaman pertamanya bermain di Asia Tenggara. Julia Sangiacomo didatangkan untuk menambal performa pemain asing sebelumnya.
Meski debutnya di final four berakhir dengan kekalahan 1-3 dari Jakarta Popsivo Polwan, ia mampu menunjukkan kualitasnya pada pertandingan berikutnya.
Julia Sangiacomo memiliki perjalanan karier yang menarik:
1. LOVB Atlanta Amerika Serikat (2025/26),
2. Quang Ninh Vietnam (2024/25),
3. Gresik Petrokimia Indonesia (2024/25),
4. Kecioren Belediyesi Sigorta Shop Turki (2024/25),
5. Northwestern University AS (2023/24),
6. Santa Clara University AS (2019/20–2022/23).
Kehadiran Megawati Hangestri, Anna Davysbika, dan Julia Sangiacomo dalam satu tim sempat menghadirkan warna baru bagi Gresik Petrokimia, meski perjalanan mereka di Proliga 2025 tidak berakhir manis.
Namun hubungan baik dan harmoninya yang dibangun di lapangan membuat ketiganya terus dikenang sampai hari ini.
Pertanyaan yang kini menggantung adalah, mampukah trio ini kembali bersatu di Proliga 2026?
Di tengah derasnya bursa tranfer pemain, para penggemar tetap menyimpan harapan bahwa momen kedekatan mereka akan terulang, memberikan drama, kekuatan, dan daya tarik tersendiri bagi kompetisi voli paling bergengsi di Indonesia.***