Selain perubahan format Best of Three, Proliga 2026 juga akan dimulai lebih awal. Kompetisi ini dijadwalkan bergulir mulai 8 Januari dengan Kota Pontianak, Kalimantan Barat, sebagai tuan rumah pembuka.
Penunjukan kota pembuka ini diharapkan memperluas jangkauan antusiasme penggemar voli di berbagai daerah.
Untuk fase akhir, PBVSI telah menetapkan GOR Amongrogo Yogyakarta sebagai lokasi pertandingan perebutan juara.
Jadwal perebutan peringkat ketiga Proliga 2026 akan berlangsung pada 21 hingga 23 April, sementara grand final dijadwalkan digelar pada 24 hingga 26 April.
Baca Juga: Megawati Hangestri Bukan Satu-satunya Magnet, Ini Daftar 14 Pemain Asing Siap Panaskan Proliga 2026
Proliga 2026 juga membawa penyesuaian penting terkait jadwal pertandingan di bulan Ramadan.
Direktur Proliga, Hanny S. Surkatty, menjelaskan bahwa berbeda dari musim sebelumnya, Proliga 2026 tetap menggelar pertandingan selama bulan Ramadan tanpa jeda panjang.
Menurut Hanny, seluruh pertandingan Proliga 2026 di bulan Ramadan akan dipusatkan di GOR Sentul, Bogor, dengan intensitas yang lebih terbatas. Dalam satu hari hanya digelar satu pertandingan, yang dimainkan mulai pukul 20.30 WIB setiap Kamis hingga Minggu.
"Di bulan puasa, kita ada pertandingan, walaupun cuma sekali, yakni jam 20.30 WIB. Dari Kamis-Minggu, ada satu pertandingan di setiap harinya," tegas Hanny S. Surkatty.
Ia menambahkan bahwa kebijakan tersebut diambil agar jarak antara fase reguler dan final four Proliga 2026 tidak terlalu panjang.
"Karena jika tidak demikian, jeda antara pertandingan fase reguler ke final four bisa terlampau lama," tambahnya.
Adapun peserta Proliga 2026 akan diikuti oleh 5 tim putra dan 7 tim putri. Tim putra terdiri dari Bhayangkara Presisi, LavAni, Surabaya Samator, Medan Falcons Tirta Bhagasasi, dan Garuda Jaya.