Fakta menarik lain di Proliga 2026 adalah absennya dua pemain terbaik musim lalu. Farhan Halim dan Junaida Santi tidak ambil bagian pada musim ini.
Baca Juga: Proliga 2026 Resmi Bergulir, Rama Sugianto Kembali Jadi Host Moji TV dan Siap Menyapa Penggemar Voli
Farhan Halim tengah bermain di Liga Voli Jepang, sementara Junaida Santi harus menepi karena cedera, membuka peluang lahirnya bintang baru.
Kompetisi Tetap Bergulir Selama Bulan Ramadan
Kompetisi juga mencatat sejarah baru karena Proliga 2026 tetap bergulir selama bulan Ramadan. Jadwal pertandingan digelar pada malam hari setelah salat tarawih.
Pertandingan digelar pada malam hari tanpa jeda panjang, sebuah fakta menarik yang membedakan musim ini dari edisi-edisi sebelumnya.
Grand Final Menggunakan Sistem Best of Three
Perubahan signifikan juga terjadi pada format penentuan juara. Proliga 2026 menerapkan sistem best of three di grand final.
"Kalau 2025 itu pemenangnya (ditentukan dengan) hanya sekali bertanding, 2026 dua kali. Kalau nanti ternyata skornya 1-1, lanjut lagi menjadi tiga kali (pertandingan)," kata Ketua Umum PBVSI Imam Sudjarwo.
Bank Sumsel Babel Resmi Mundur Setelah 16 Tahun
Dari sisi klub, mundurnya Bank Sumsel Babel setelah 16 tahun berkiprah menjadi fakta menarik yang cukup memukul peta persaingan Proliga 2026.
Klub asal Sumatera Selatan itu dikenal sebagai salah satu peserta paling bersejarah dalam kompetisi.
Medan Falcons Hadir sebagai Pendatang Baru