Menurut Sumardji, kesediaan John Herdman untuk tinggal di Indonesia menjadi pertimbangan penting PSSI dalam menunjuknya sebagai pelatih Timnas Indonesia.
PSSI menilai hal tersebut penting agar John Herdman memahami langsung kultur sepak bola nasional.
"Hal utama, dia mau tinggal di Indonesia itu jadi pertimbangan utama," ungkap Sumardji.
"Nah, dia sendiri bilang, 'jika Indonesia memang memilih saya, maka saya dengan keluarga ke Indonesia', begitu," tambahnya.
Baca Juga: Gantikan Patrick Kluivert, PSSI Resmi Tunjuk John Herdman sebagai Pelatih Kepala Timnas Indonesia
Selain soal domisili, PSSI juga membahas komposisi tim kepelatihan bersama John Herdman. Dalam kesepakatan tersebut, John Herdman menyatakan hanya akan membawa maksimal tiga asisten pelatih asing, sementara sisanya akan diisi oleh pelatih lokal.
"Dia bilang, saya akan membawa paling banyak dua sampai tiga orang," tutur Sumardji.
PSSI menekankan agar John Herdman melibatkan pelatih lokal dalam struktur kepelatihan Timnas Indonesia. Langkah ini dinilai penting agar PSSI dan Timnas Indonesia dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia kepelatihan nasional.
"Selebihnya dia akan mengambil semuanya pelatih-pelatih asisten-asisten lokal dari Indonesia," jelasnya.
Dengan keterlibatan pelatih lokal, PSSI berharap John Herdman dapat memantau perkembangan pemain Timnas Indonesia secara langsung, baik di kompetisi Liga 1 maupun kelompok usia.
Pendekatan ini juga diharapkan membuat John Herdman lebih cepat memahami karakter dan kultur sepak bola Indonesia.
"Hal-hal yang mendasar itulah yang akhirnya kami sepakat memilih John," imbuh Sumardji.***