“Kalau bicara kecewa, tentu kami kecewa karena sudah unggul 2-0 tetapi akhirnya kalah 3-2. Namun kami tetap bersyukur anak-anak masih diberi kesehatan dan pertandingan ini tetap menghasilkan poin,” ujarnya, dikutip dari laman resmi Proliga 2026.
Ia menambahkan, kesalahan sendiri menjadi faktor kebangkitan lawan.
“Mulai set ketiga, receive dan spike kami banyak error. Di poin-poin krusial di atas angka 20, kesalahan kecil sangat menentukan,” tambahnya.
Pemain Electric PLN, Khalisa, menyebut kondisi tim belum sepenuhnya ideal.
“Kami siap bertanding, tetapi ada pemain yang baru menjalani operasi sehingga perlu pengaturan menit bermain dan perawatan. Semoga ke depan kondisi tim semakin membaik,” katanya.
Baca Juga: Hasil Proliga 2026 , Jakarta Popsivo Polwan Tampil Perkasa, Medan Falcons Takluk Tiga Set Langsung
Sementara itu, pelatih Pertamina Enduro Bulent Karslioglu menilai kemenangan ini mencerminkan karakter tim.
“Ini pertandingan pertama dan kami adalah tim baru. Kami masih saling mengenal, tetapi hari ini kami menunjukkan karakter dan kemampuan untuk bangkit,” ucapnya.
Bagi Megawati Hangestri, kemenangan di Proliga 2026 Seri Pontianak menjadi pelajaran penting.
“Kami belum tampil sempurna, tetapi hari ini cukup baik karena semua pemain menjalankan tanggung jawabnya. Ini pelajaran berharga untuk laga-laga berikutnya,” tuturnya.
Ia juga menyoroti dukungan penonton di Seri Pontianak yang dinilainya sangat positif.
“Antusiasme penonton luar biasa dan tertib. Mereka menghargai pemain, itu membuat kami nyaman bermain,” pungkas Megawati Hangestri.***